Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Iya, Aku pergi

  IYA, AKU PERGI. Menyesap teh pagi menjadi hal yang aku benci. Iya, ada jejakmu. Apa yang menjadi jalan kenangan kita begitu membuat aku terjebak dalam semunya angan angan yang kian menyeruak. Aku tidak tahan untuk tidak mengatakannya.  Menyerah pada kata rindu yang terucap, meski tau kamu tidak akan pernah mendengarnya. Iya, aku rindu.  Berjaraknya raga tidak menjadi tameng sebuah rasa. Naif jika aku kata itu tidak ada. Tapi, kesadaranku kembali.  Kamu bilang kita berbeda. Dan sebab itulah mungkin tanah tandus itu yang memeluk biji rasa yang aku jatuhkan.  Kering, tidak akan pernah tumbuh. Kata tak kau ucap, tapi jelas ragamu berbuat. Kamu bilang anak pertama itu perasa, namun memilih diam dan menunggu. Iya, tapi aku tidak.  Aku ungkapkan semua rasa yang menggelayut sendu. Kubiarkan menyeruak, kubiarkan menemui pemiliknya tapi, tidak denganmu.  Untuk rasa yang pernah tumbuh, tidak ada sesal ia mati. Memanglah dikata benar bahwa pergi adalah pulang. N...

Titik Rasa

 Titik Rasa Ketika kita bisa mencintai seseorang maka bersyukurlah.  Cinta itu fitrah, alhamdulillah suka sama seseorang karena, hari ini banyak orang yang tidak bisa jatuh cinta. Bisa karena trauma atau memang belum pernah mencintai.  Hati-hati dalam mengelola cinta.Jangan menaruh harapan kepada orang lain, karena orang lain punya prioritas masing-masing dan kesukaan sendiri. Biarlah kita berencana bersama tapi jangan meninggikan harapan. Titik terbaik menurut takdir entah bersama siapa, tak tau pilihan terbaik yang mana ku serahkan saja pada Tuhan Maha Asik karena yang paling tau mana yang terbaik, mana yang aku butuhkan.  Yang mau baca kisah klasiknya bisa klik link ini yupss  Wattpad ; Saya pikir kamu akan menyukai cerita ini: " EVIDENT~ " oleh Cnillupy_Adr79 di Wattpad https://www.wattpad.com/story/257510855?utm_source=android&utm_medium=com.whatsapp&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=Cnillupy_Adr79&wp_originator=SBxiBMO2...

Cucu Hawa

  Ketertarikan Cucu Hawa Ketertarikan cucu hawa kepada sang anak adam yang tadinya cuman penasaran didasari rasa adrenalin ketegangan yang menantang, yang pada akhirnya ketika sudah saling tahu menahu lontar kata lontar telewicara, sehingga sang cucu hawa terbawa suasana dan dianggapnya si anak adam memberi, padahal anak adam hanya berusaha be-humble dan pada pungkasnya hanyalah sebuah ekspektasi fatamorgana dan  yang membuat cucu hawa meronta ronta sekian kata.   Duaaaarrrr  wiuwiuwiuuu...

adam ngawur

   Ngawur Yang awalnya, pertemuan tanpa sengaja. Percakapan sebatas kata, yang menyebabkan insomnia. Niatnya cuma pengen menghibur. Lah kok malah perasaan si Hawa jadi hancur. Gara gara si Adam ngawur.   Apakah cerita episode ini Adam harus mundur.?! Daripada terus terusan menyiksa Hawa. Lalu bagaimana dengan oprator yang selalu siap menanggapi, apa itu hanya halusinasi.?! #adam #sarungers  

hakikat hidup ikan cupang

  Hakekat hidup ikan cupang Bahwa sebetulnya hewan lebih tau atau lebih paham tujuan hidupnya ketimbang manusia. Lhoo.. kok bisa.?! Yaa... lihat saja fenomena yg ada saat ini, manusia bingung ingin menjadi apa, cita citanya apa dan tujuan hidupnya apa tak jelas seperti air diatas daun talas, kata pepatah Jerman demikian. " lihat ikan cupang itu ber, dia tau dan paham betul dirinya ingin menjadi apa dan tugasnya apa.?! Dia menjalankan hidupnya sebagai ikan, ya... berenang mondar mandir dengan segala kebebasan, kemerdekaan dirinya, waktunya makan dia makan, waktunya minum dia pasti minum, cengab cengob entah itu memuja kepada sang penciptanya atau apa kita tak mesti tahu bahasa ikan, karna kita bukan Kanjeng Nabi Sulaiman. Dan tentu saja dia menjadi ikan cupang yang baik hati, tidak mungkin dia ingin menjadi marmut atau tikus. " Begitulah tutur Wahono sambil ngudud . Sontak ke empat temanya mlongo terdiam dan merenung keras.  Pada malam jumat tepatnya, ke lima bujang lapuk t...